Monday, May 16, 2016

TGS3_RTI_I Putu Mahesa Kama Artha_13101498_K

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN


Bab ini berisi metode analisis kebutuhan dalam membangun sistem, teknik-teknik perancangan sistem yang akan dibangun, dan konsep atau langkah-langkah tampilan antar muka sistem pakar emotional quotient test dalam penerimaan karyawan pada Hotel Sol Beach House berbasis web dengan metode Forward Chaining.

3.1  Lokasi Penelitian
Penulis melakukan penelitian di dua tempat yang berbeda. Lokasi penelitian pertama pada tempat aplikasi sistem pakar akan diimplementasikan, yaitu Hotel Sol Beach House - Benoa Bali yang beralamat di Jalan Pratama, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Kemudian lokasi ke dua dengan mengumpulkan data dan informasi melalui metode wawancara dengan pakar (psikolog) pada Pusat Layanan Psikologi Pradnyagama yang beralamat di Jalan Tukad Yeh Aya No.183, Renon, Denpasar, Bali.

3.2  Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut.
1.  Data Primer
Data dan informasi yang diperoleh secara langsung dari pihak perusahaan dan pakar. Teknik pengumpulan data primer yang dilakukan pleh penulis adalah sebagai berikut.
  1. Focus Group Discussion
Metode Focus Group Discussion dilakukan pada Hotel Sol Beach House dengan cara diskusi yang dilakukan secara sistematis dan terarah mengenai penerimaan karyawan dengan Human Resource Development (HRD) dan bagaimana penerapan nantinya dengan bagian Electronic Data Processing (EDP).
  1. Wawancara
Metode wawancara yang dilakukan pada Pusat Layanan Psikologi Pradnyagama dengan cara melakukan diskusi serta tanya jawab dengan sumber yang dianggap memiliki pengetahuan lebih mengenai permasalahan yang dijadikan objek penelitian. Dalam metode wawancara ini penelitian melakukan tanya jawab kepada salah satu seorang psikolog yaitu Retno IG Kusuma, Dra, Psikolog, NLP Pract. Adapun alasan peneliti melakukan wawancara dengan sumber tersebut agar setiap detail dalam kuisioner  akurat dan sesuai dengan metode tes kecerdasan emosional MBTI (Myers-Briggs Type Indicator). Alat bantu yang peneliti gunakan dalam wawancara ini yaitu alat bantu berupa alat tulis untuk mencatat hasil wawancara.
Wawancara yang dilakukan peneliti yaitu menggunakan metode wawancara semi terstruktur, maksudnya adalah topik dan tema sudah ditentukan sebelumnya yaitu berdasarkan indikator yang ingin diteliti namun rumusan pertanyaan tidak baku, disesuaikan dengan situasi dan keadaan yang dihadapi.

2.  Data Sekunder
Data sekunder dalam penelitian ini berupa pengumpulan data dengan kepustakaan. Metode kepustakaan merupakan metode pengumpulan data dengan menganalisa kajian pustaka sebagai landasan teori. Data-data dan informasi yang didapat dari metode kepustakaan berasal dari buku, jurnal, serta data dari berbagai sumber yang mendukung konsep dasar sistem informasi, internet, website, perangkat lunak, dan basis data.

3.3  Metode Pengembangan Perangkat Lunak
Metode pengembangan perangkat lunak dalam penelitian ini menggunakan model proses sekuensial linier. Model ini mengusulkan pendekatan perkembangan perangkat  lunak  yang  sistematik  dan sekuensial  yang  dimulai  pada  tingkat  dan kemajuan sistem pada seluruh analisis, desain, kode, pengujian dan pemeliharaan. Berikut adalah model sekuensial linier.
Gambar 3.1 Model Sekuensial Linier

Model sekuensial linier memiliki beberapa fase sebagai berikut.
1.  Pemodelan Sistem Informasi
Membangun syarat semua elemen sistem dan mengalokasikan ke perangkat lunak yang dibutuhkan untuk membuat sistem pakar dengan memperhatikan hubungannya dengan user, perangkat keras dan database.
2.  Analisis
Merupakan tahap menganalisis hal - hal yang dibutuhkan dalam membangun sistem pakar penilaian kecerdasan emosional. Untuk memahami sifat program yang akan dibangun harus memahami data-data yang dibutuhkan.
3.  Desain
Proses  desain  ini  menerjemahkan  kebutuhan  yang  sudah  dianalisa  kesebuah  perancangan  perangkat  lunak. Tahap  desain  meliputi  perancangan struktur data diantaranya mendesain entity  relationship  diagram (ERD), perancangan struktur  perangkat  lunak diantaranya context  diagram, data flow  diagram, data  dictionary dan process specification, perancangan tampilan antarmuka, dan perancangan rule diagnosis gejala.
4.  Kode
Merupakan proses menerjemahkan desain  yang telah ditetapkan ke dalam bahasa  pemograman  yang  dapat  dimengerti  oleh  komputer. Penelitian ini menggunakan  bahasa  pemograman  PHP dan MySQL  sebagai database. Penggunaan  metode Forward Chaining sebagai sistematika proses penentu bagaimana aplikasi nantinya menghasilkan hasil yang akurat sesuai yang ditentukan.
5.  Testing
Proses  ini dilakukan  untuk  memastikan perangkat  lunak  dapat  bekerja sesuai apa yang telah direncanakan sebelumnya. Selain itu, pada proses ini berfungsi  menemukan  kesalahan-kesalahan  dan  memastikan sistem  akan memberikan   hasil   yang   akurat,   proses   pengujian   dilakukan   dengan metode Black Box Testing.
6.  Pemeliharaan
Proses  dimana  suatu  perangkat  lunak  yang  telah  selesai  dapat  mengalami perubahan-perubahan atau penambahan-penambahan fitur dikemudian hari.

3.4  Alat dan Bahan Penelitian
Terdapat dua instrumen penelitian yang digunakan yaitu alat dan bahan penelitian. Berikut adalah alat dan bahan yang digunakan dalam perancangan sistem pakar emotional quotient test dalam penerimaan karyawan pada Hotel Sol Beach House berbasis web dengan metode Forward Chaining.

3.4.1  Alat Penelitian
1.  Perangkat Lunak
Perangkat lunak yang digunakan dalam pengembangan sistem pakar emotional quotient test dalam penerimaan karyawan pada Hotel Sol Beach House berbasis web dengan metode Forward Chaining, adalah sebagai berikut.
1.  Sistem Operasi : OSX 10.9.3
2.  Bahasa Pemrograman : PHP, HTML, CSS, JavaScript
3.  Basis Data (database): MySQL

2.  Perangkat Keras
Perangkat keras yang digunakan dalam perancangan dan pengembangan sistem pakar emotional quotient test dalam penerimaan karyawan pada Hotel Sol Beach House berbasis web dengan metode Forward Chaining adalah sebuah laptop dengan spesifikasi sebagai berikut.
1.  Processor : 1.7GHz Intel Core i5
2.  RAM : 4GB, 1333MHz, DDR3
3.  Hardisk : SSD 128GB

3.4.2  Bahan Penelitian
Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam pengembangan sistem pakar emotional quotient test dalam penerimaan karyawan pada Hotel Sol Beach House berbasis web dengan metode Forward Chaining ini adalah sebagai berikut.

  1. Data-data kuisioner MBTI (Myers-Briggs Type Indicator) Test dari pakar (psikolog).
  2. Furmulir penilaian nilai kecerdasan emosional dari pakar (psikolog).

Monday, April 4, 2016

TGS2_RTI_I Putu Mahesa Kama Artha_13101498_K

BAB I
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang
Di era globalisasi seperti saat ini perkembangan teknologi sangat pesat. Perkembangan itu tidak terlepas dari besarnya pengaruh teknologi dalam kehidupan manusia, salah satunya adalah teknologi yang berkaitan dengan sistem informasi. Sistem informasi memiliki banyak kelebihan untuk memudahkan kehidupan manusia dibandingkan dengan cara-cara manual atau tradisional dalam hal efisiensi dan efektifitas.